GERBANGREPUBLIK.COM – Hari kebebasan Pers dengan sebutan word pers freedom day 2017, di selenggarakan di Indonesia selaku tuan rumah yang berlangsung sejak 1hingga – 5 Mei 2017 mendatang di Gedung JCC Jakarta.
Wartawan Lampung yang menghadiri mewakili Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Juniardi mengatakan, keberadaan di Jakarta merupakan menghadiri hari kebebasan Pers.
” Banyak hal yang di bicarakan wartawan seluruh Dunia, dari masalah pers TV,Radio, media cetak hingga online serta berbagai kekerasan Pers Dunia,” jelas Juniardi.Selasa (1/5/2017).
Ditambahkan Juniardi, Kebanggaan juga terlihat dimana Indonesia
Untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh Asia Tenggara dalam waktu 15 tahun terahir.
Acara yang direncanakan Selama empat hari, sejak 1 sampai dengan 4 Mei 2017 .
Pelaksanaan konferensi WPFD yang dihadiri oleh lebih dari 1.300 peserta dari berbagai kalangan, jurnalis, pemerintahan, pengusaha, akademisi dan lembaga non-pemerintah.
Beberapa Presiden dan perdana menteri negara lain, termaauk Unesco .
WPFD merupakan kegiatan tahunan yang diprakarsai Unesco. Tanggal 3 Mei dipilih sebagai “Press Freedom Day” berdasarkan Resolusi Sidang Umum PBB tahun 1993.
Setiap tanggal tersebut, masyarakat internasional merayakan prinsip-prinsip fundamental kebebasan pers termasuk memberikan penghormatan kepada jurnalis yang dalam mendapat tekanan, ancaman, hukuman penjara bahkan kehilangan nyawa dalam menjalankan tugas jurnalistik.
penghargaan Unesco/Guillermo Cano World Press Freedom Prize juga diberikan kepada individu, organisasi atau institusi yang telah memperjuangkan kebebasan pers, terutama yang berisiko tinggi.
” Mudah mudahan dengan hari kebebasan pers sedunia ini, insan pers Indonesia, termasuk Di lampung bisa lebih baik dan lebih profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Junaidi, melalui WA .(red)

















